Kebutuhan Teknologi pembentukan gaharu melalui penyuntikan / inokulasi cendawan Fusarium sp
Dibaca 1403 kali

Deskripsi : Pembentukan gaharu mengandalkan proses alami pada saat ini sangat kecil peluang nya, karena kondisi vegetasi hutan yang sudah berubah (keragaman jenis, kerapatan tegakan, kelembaban yang rendah, suhu lingkungan dan intensitas cahaya yang tinggi) telah menyebabkan sebagian besar mikroorganisme (cendawan mikro) mengalami kematian dan kepunahan. Badan litbang kehutanan telah berhasil mengkulturkan beberapa strain cendawan fusarium yang dapat membentuk gaharu pada jenis jenis tertentu ( jenis pohon yang dapat menghasilkan gaharu ) melalui proses penyuntikan inokulan/cendawan.

Keunggulan

1. Gaharu dapat terbentuk 1 bulan setelah penyuntikan.

2. Kuantitas dan kualitas hasil panen (gaharu dapat dikontrol)

3. Mudah diaplikasikan

4. Sudah dilakukan pengujian berupa penyuntikan di berbagai lokasi (sejak 2010-sekarang) di Prov. Riau, Kabupaten Merangin Prov. Jambi, Kota Madya Jambi, Kota Madya Jambi, Kab. Banyuasin, Muara Enim, Lahat dan Musi Rawas, dengan berbagai kondisi lingkungan dan pola tanam campuran dengan hasil yang sangat menjanjikan.

Keterangan lebih lanjut
Bidang Teknologi : Kehutanan
Lembaga Peneliti : Balai Penelitian Kehutanan
Peneliti : Drs. Agus Sofyan, M.Sc.
Email :
Telpon :