Kebutuhan INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN BERAS SINGKONG (RASI)
Dibaca 1514 kali

Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap beras padi menyebabkan produksi beras tidak pernah mencukupi. Menurut standar ahli gizi. Sumber karbohidrat yang dipenuhi dari jenis padi-padian sekitar 50% namun di Indonesia tingkat ketergantungan masyarakat terhadap beras mencapai 63% kebutuhan pangan, sehingga diperlukan upaya untuk menekan penggunaan beras, diantaranya melalui diversifikasi pangan dengan menggali potensi kearifan lokal. Salah satu sumber karbohidrat lain yang berpotensi menjadi bahan makanan pokok pengganti beras padi adalah singkong. Pembuatan rasi secara umum meliputi pengupasan,perendaman, pencucian dan penghilangan empulur, pengepresan 1, penghancuran, pengepresan 2, pembentukan (pemberasan),pengirikan, penyaringan, dan pengeringan. sebagai pangan sumber karbohidrat utama rasi mempunyai      beberapa keunggulan dibanding beras,yaitu harganya relatif murah sehingga terjangkau oleh daya beli masyarakat, selain itu rasi memiliki kandungan serat kasar (kadar abu rasi 1,9% per 100 gram) sehingga membantu kelancaran metabolisme pencernaan.

Keterangan lebih lanjut
Bidang Teknologi : Pangan
Lembaga Peneliti : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan
Peneliti : 1. Niken Probowati, ST 2. Dericha Risanty, S.Si
Email : litbangda_sumsel@yahoo.com
Telpon : 0711-374456