Kebutuhan Efek Sirup Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas) Sebagai Hepatoprotektor, Imunomudulator dan Nefroprotektor Pada Hewan Uji
Dibaca 4 kali

Pada penelitian ini telah dibuat ekstrak etanol dari ubi jalar ungu dengan cara maserasi. Kemudian dibuat formula sirup menurut Farmakope Indonesia. Alasan sirup karena sasaran di tujukan pada anak-anak meskipun  tidak terbatas pada siapapun. Penelitian ini menunjukkan bahwa syrup ekstrak ubi jalar ungu  (EUJU) dengan dosis 200 mg / 200 g BB dan 400 mg / menunjukkan efek nephroprotektif, mampu menurunkan kenaikan kadar kreatin bila dibandingkan kontrol  (P < 0,05) dan Stimulasi Interleukin ( IL) Pada Tikus Putih. Dalam penelitian ini juga terdapat perbedaan antara kadar ureum tikus perlakuan dan kelompok kontrol, meskipun uji ureum secara statistik tidak berbeda bermakna (P > 0,05). Efek nephroprotektif diperkuat dari hasil kajian preparat histopatologi ginjal pada sel tubulus dan glomerular yang diinduksi gentamisin (gentamisin-induced) dan  mengalami regenerasi ketika bersama dengan pemberian sirup ekstrak ubi jalar ungu. Dosis terbaik pengamatan pada 200 mg / 200 g dosis BW dari 400 mg / 200 g BW. Sangat bermanfaat  diberikan bersama-sama kepada penderita ketika mendapat kemoterapi baik anak anak maupun dewasa. Dapat mengurangi rasa sakit yang diakibatkan pemberian obat kemoterapi. ( Naskah Lengkap Dapat Dilihat Pada Majalah Farmasi UnHas 2014

Keterangan lebih lanjut
Bidang Teknologi : Kesehatan dan Farmasi
Lembaga Peneliti : Poltekes Kemenkes Palembang
Peneliti : Dra. Sarmalina Simamora .,Apt.,M.Kes, Lilis Maryanti,AMF., MPd., Tedi, SPd, MM
Email : sarmalina@yahoo.com;sonlimarm@gmail.com
Telpon : 08127838135